Dukung Ketahanan Nasional, Pelindo Tandatangani MoU Dengan Lemhanas

Dirut Pelindo Arif Suhartono dan Gubernur Lemhanas Andi Widjajanto

Dalam upaya meningkatkan ketahanan nasional dalam sektor logistik, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo tandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Lembaga Ketahanan Republik Indonesia (Lemhanas). Hadir dan menandatangani secara langsung Gubernur Lemhanas Andi Widjajanto dan Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono.  

Bagi Pelindo, penandatanganan MoU ini merupakan salah satu bagian dari implementasi knowledge management untuk mendukung terciptanya inovasi di lingkungan Perusahaan, dengan memberikan kesempatan bagi kedua pihak untuk melakukan analisa, kajian kebijakan, sharing session, dan memberikan masukan khususnya di sektor logistik dan kepelabuhanan untuk tujuan edukasi, pengembangan keilmuan, dan penerapannya.  

“Sekarang kita tidak mungkin jika hanya memikirkan rantai pasok dan distribusi logistik dalam negeri saja, karena pada akhirnya rantai pasok tidak bisa lepas dari menguatnya connectivity global. Diharapkan kajian strategis yang sedang kami kerjakan tentang geo-connectivity mendapatkan dukungan kajian dan data yang lebih komprehensif dari Pelindo. Kedepannya kita bisa bersama merancang langkah-langkah konkrit yang akan membantu efisiensi daya saing dan kompetisi Indonesia, baik di level regional maupun global, terkait dengan konektivitas,” ujar Andi Widjajanto.   

Program kerjasama yang berlaku selama lima tahun ini dilaksanakan antara lain melalui pendidikan dan pelatihan, pertukaran tenaga ahli dan pemantapan nilai-nilai kebangsaan, pelaksanaan kajian dan kerjasama lainnya sesuai kebutuhan.  

“Dengan adanya MoU ini kami berharap Pelindo bisa lebih baik lagi kedepan, terutama untuk mendukung terkait ketahanan nasional khususnya di bidang ekonomi. Penandatanganan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan yang kedua belah pihak bisa lakukan. Kami berharap kerjasama ini mampu memberikan kami pemahaman lebih banyak mengenai ketahanan negara dan pada akhirnya dapat memberikan sumbangsih lebih banyak lagi,” tutup Arif Suhartono.